Kembali Juara Umum, Pemkot Tangsel Berikan Bonus Kepada Kafilah MTQ XVIII Banten Tahun 2021

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui LPTQ nya memberikan bonus penghargaan kepada para kafilah MTQ XVIII tingkat Provinsi Banten tahun 2021, Selasa (28/12/2021) yang dilaksanakan di aula Blandongan Pemkot Tangsel.

Pembagian bonus diberikan sebagai apresiasi dari Pemkot Tangsel atas kembalinya Tangsel menjadi juara umum untuk yang ketujuh kalinya secara berturut-turut.

Hadir Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota, Pilar Saga Ichsan, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin, Ketua Umum LPTQ Tangsel, Bambang Nurcahyo, Ketua Harian LPTQ Tangsel, KH. M. Sobron Zayyan, Ketua MUI Tangsel, KH M Saidih, para pembina, official, dan peserta MTQ XVIII Banten tahun 2021.

Ketua Umum LPTQ Tangsel, Bambang Nurcahyo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel atas perhatian dan dukungannya kepada LPTQ Tangsel.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada kafilah Tangsel yang begitu solid hingga Tangsel kembali menjadi juara umum untuk yang ketujuh kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ XVIII tingkat provinsi Banten tahun ini luar biasa sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Mempertahankan juara umum tentunya lebih sulit, apalagi pada MTQ XVIII ini seluruh Kabupaten Kota menginginkan menjadi juara umum,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dengan mengucap syukur kepada Allah SWT dan memberi apresiasi yang tinggi kepada Kafilah Tangsel yang telah berhasil mempertahankan juara umum.

“Seperti dikatakan Ketua Umum LPTQ Tangsel, mempertahankan gelar juara umum lebih sulit dibandingkan meraihnya. Prestasi ini tentunya diraih berkat jalinan kerjasama yang baik dan harmonis, dimulai dari para pembina, pelatih, tim official, dan juga semangat juara dari para peserta. Semoga prestasi ini menjadi tolak ukur dalam menghadapi ajang selanjutnya,” ucapnya.

Wali Kota mengatakan Pemkot Tangsel akan terus berupaya menjadikan Tangsel sebagai kota yang religius, dan mengajak masyarakat Tangsel untuk terus meningkatkan pemahamannya terhadap Alquran hingga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemkot dan masyarakat Tangsel, saya memberi apresiasi yang tinggi kepada Kafilah Tangsel. Ini berarti sistem pembinaan dan kerja tim yang dibangun oleh LPTQ Tangsel berjalan sangat baik. Ini satu-satunya prestasi yang ada di dunia, bukan hanya di Indonesia,” ujarnya semangat.

Pencapaian ini, sambungnya, harus terus menjadi motivasi dan terus ditingkatkan lagi dan didokumentasikan dalam bentuk buku sebagai pengalaman.

“Para juara akan diseleksi untuk menjadi duta Banten untuk MTQ Nasional. Semoga peserta dari Tangsel dapat memberikan yang terbaik untuk provinsi Banten,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Dedi Mahfudin, selaku Ketua Kafilah Tangsel merasa senang dapat menghantarkan Kafilah Tangsel menjadi juara umum.

“Pembinaan yang berkesinambungan, sinergitas yang solid antara Pemkot dan Kemenag Tangsel, kerjasama yang kompak, soliditas kafilah, dan tentunya berdoa kepada Allah SWT, tentunya menjadi faktor utama dalam prestasi ini,” pungkasnya. (*)

Source