Benyamin Davnie: Izin Usaha Pelanggar Prokes di Tangsel Bisa Dicabut

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan memastikan mulai malam ini akan menindak tegas seluruh pelanggaran PPKM Darurat. Petugas gabungan terus rutin melakukan patroli untuk menekan penyebaran covid-19 di wilayah Tangsel.

“Mulai malam ini saya sudah tugaskan Kasatpol PP bersama dengan unit kerja yang lain, seperti Dinas Pariwisata itu langsung turun ke lapangan, malam hari ini dan langsung melakukan penindakan. Terberat penindakan adalah pencabutan izin usaha, apabila terjadi pelanggaran,” kata Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Selasa, 6 Juli 2021.

Benyamin menegaskan tindakan tegas kepada pelanggar PPKM Darurat itu diputuskan berdasarkan hasil rapat bersama forkopimda dan pimpinan DPRD, OPD, dan satgas covid-19 tingkat kota.

“Beberapa kesimpulannya adalah bahwa hari ini, adalah hari ketiga dari PPKM Darurat, yang kemarin kami masih bergerak di antara 50 persen sosialisasi dan 50 persen penindakan,” jelas Benyamin.

Menurut Benyamin dari tiga malam operasi yang dilakukan sejak Sabtu kemarin, dia melihat langsung pelanggaran yang dilakukan masyarakat Tangsel baik pengguna jalan dan pelaku usaha.

“Karena yang saya saksikan kemarin pelanggaran pada rumah makan yang masih melayani makan di tempat. Ini yang yang harus kita tegakkan peraturan daerahnya,” ungkapnya.

Selain penindakan berdasarkan Instruksi Mendagri terkait PPKM Darurat, Forkompimda Tangsel, kata Benyamin juga mempersiapkan penindakan terhadap pelangggar dari sisi pidana.

“Sesuai dengan inmendagri nomor 15 itu diatur dalam pasal ke 10, yaitu ada beberapa undang – undang yang disebutkan. Jadi kita akan mempersiapkan infrastruktur nya. Pak kajari siap menerjunkan jaksanya, pengadilan siap untuk menurunkan hakim-hakimnya, pak Kapolres juga siap untuk menurunkan penyidik-penyidiknya. Tinggal kita lihat nanti di lapangan akan seperti apa. Tapi itu step selanjutnya,” ujarnya.

Sumber: Medcom